Pelajar Bogor Tewas Dikroyok, Polisi Sebut Pelaku Anak Bermasalah di Sekolah

- 9 Oktober 2021, 09:26 WIB
RA 18 tahun pelaku pembunuhan pelajar di Kota Bogor saat digiring di Mapolresta Bogor, Jumat 8 Oktober 2021
RA 18 tahun pelaku pembunuhan pelajar di Kota Bogor saat digiring di Mapolresta Bogor, Jumat 8 Oktober 2021 /Chris Dale/Isu Bogor

ISU BOGOR – Terkait penyerangan yang menyebabkan seorang pelajar tewas, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengungkapkan, penyidik masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka yang telah diamankan. Pelaku juga diketahui murid bermasalah di sekolah.

“Tersangka utama yang melakukan pembacokan, satu lagi temannya yang mengarahkan kepada korban."

"Kami juga menyelidiki kejadian awal (sebelum peristiwa itu terjadi) di pukul 15.00 WIB dan kejadian pukul 21.00 WIB. Kami masih lakukan penyelidikan dan investigasi menyeluruh terhadap perkara ini,” ujar Susatyo, Jumat 8 Oktober 2021.

Baca Juga: Pelajar Dikroyok Hingga Tewas, Bima Arya Mengadu ke Ridwan Kamil

Kapolresta menjelaskan, pihaknya bersama stakeholder lainnya akan merumuskan agar peristiwa kekerasan pelajar, baik sebagai korban maupun pelaku tidak terjadi lagi.  Ia pun mendapati bila pelaku RA (18) merupakan anak yang bermasalah di sekolah.

“Terbukti, salah satu tersangka sudah dua kali (melakukan aksi tawuran) dan diperingatkan oleh kepala sekolah dan sebagainya.  Kami juga membuka diri kepada pihak sekolah kalau ada anak-anaknya yang agresifnya tinggi, serahkan kepada kami untuk kami berikan pembinaan dari awal,” tandasnya.

Sementara, Wali Kota Bogor Bima Arya berharap agar pelaku dihukum maksimal supaya ada efek jera dan menjadi pembelajaran untuk pelajar lainnya sebelum melakukan tindakan-tindakan yang merugikan orang lain dan diri sendiri.

Baca Juga: Lagi, Luhut Banjir Sorotan Usai Ditunjuk Jokowi untuk Pimpin Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung 

Kata dia, yang terpenting adalah efek jera secara individu. Itu yang saya maksud hukum harus ditegakkan. Tidak boleh ada yang lolos, tidak boleh ada pembiaran.

Halaman:

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X