Pengamanan Unjuk Rasa Mogok Kerja Pengukuhan Omnibus Law di Bogor Akan Meliputi Ini

- 6 Oktober 2020, 21:38 WIB
Kesiapan personil Polres Bogor dalam pengamanan unjuk rasa mogok kerja atas pengukuhan RUU Omnibus Law, Selasa, 6 Oktober 2020. /Humas Polres Bogor


ISU BOGOR - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bogor AKBP Roland Ronaldy mengatakan kegiatan pengamanan yang dilakukan oleh jajaran personil Polres Bogor,TNI, Dishub, Sat Pol PP dan BKO Brimob meliputi orang, benda dan lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat berorasi atau unjuk rasa mogok kerja atas pengukuhan RUU Omnibus Law di wilayah hukumnya, meskipun belum diketahui pasti kapan berlangsung.

“Objek atau sasaran pengamanan yang kami lakukan meliputi orang yaitu peserta unjuk rasa, masyarakat sekitar, benda yaitu fasilitas atau sarana dan prasarana publik atau milik perorangan dan perusahaan, serta objek pengamanan di lokasi yang dijadikan tempat Unjuk rasa," jelas AKBP Roland Ronaldy melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 6 Oktober 2020.

AKBP Roland menyebutkan sebanyak 964 personil Polres Bogor, TNI, Dishub dan Sat PolPP dan 1 SSK pasukan Brimob Polda Jabar dan 2 Unit Rainmas Brimob disiapkan dalam rencana aksi unjuk rasa pascapengukuhan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law di pusat pemerintahan, perusahaan dan tempat-tempat publik lainnya.

Baca Juga: Hampir 1.000 Personil Aparat Gabungan Bogor Sudah Siap Ikut Pengamanan Unjuk Rasa Ombihus Law

“Menyikapi adanya rancangan Undang-Undang Omnibuslaw yang ditetapkan, mulai hari ini kami laksanakan kegiatan pengamanan dalam rangka menjaga serta menjamin keselamatan masyarakat sekitar maupun bagi para buruh yang akan melaksanakan unjuk rasa," katanya.

AKBP Roland menyampaikan pengamanan itu bukan tanpa dasar, karena sudah terdata ada 125 buruh di perusahaan Kabupaten Bogor yang akan ikut unjuk rasa.

“Dari data monitoring yang sudah kami terima, ada 125 Perusahan di Kabupaten Bogor yang akan melakukan unjuk rasa dan tentunya kami sudah mengantisipasi serta menyiapkan rencana pengamanan itu semua," ujarnya.

Atas data tersebut, kata dia, telah disiapkan pola Pengamanan Terpadu antara Polri, TNI, Dishub dan SatPolPP.

Baca Juga: Anggota DPR : Setiap UU Disahkan Lalu Kontroversi Bagus Untuk Demokrasi Indonesia

"Terbagi dalam tiga rancangan Satgas yaitu, Satgas Pre emtif, Satgas Preventif dan Satgas Represif," ungkap AKBP Roland Ronaldy.***


Editor: Linna Syahrial


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X