PPKM Level 3 Dibatalkan, Denny Darko Ramal Varian Omicron Akan Masuk Indonesia

- 8 Desember 2021, 20:30 WIB
PPKM Level 3 Dibatalkan, Denny Darko Ramal Varian Omicron Akan Masuk Indonesia
PPKM Level 3 Dibatalkan, Denny Darko Ramal Varian Omicron Akan Masuk Indonesia /YouTube Denny Darko
ISU BOGOR - Ahli Tarot Denny Darko meramalkan akibat dibatalkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, kemungkinan besar varian baru Omicron masuk ke Indonesia.

"Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan ini sudah sampai di Malaysia dan ini tinggal selangkah lagi, dan kalau saya lihat, kemungkinan besar masuk ke Indonesia," katanya di Channel YouTube Denny Darko, Rabu 8 Desember 2021.

Lebih lanjut Denny Darko menerawang dari kartu Ten of Swords terlihat bahwa memang, akibat Omicron ini sempat membuat ketakutan masyarakat dan pemerintah yang berlebihan. Tapi akhirnya PPKM level 3 tetap dibatalkan karena banyak mendengar masukan.

Baca Juga: Gunung Semeru Meletus Selalu Dikaitkan Ramalan Jayabaya, Denny Darko Sebut Banyak yang Menjadi Kenyataan

"Terutama saat varian Omicron muncul di sejumlah negara. Maka dari itu, PPKM Level 3 dibatalkan sebab berdasarkan pengakuan dari data yang didapat pemerintah saat ini tracing dan vaksinasi cukup," ungkap Denny Darko.

Sehingga, menurut Denny Darko, kemungkinan pemerintah yang merasa percaya diri bahwa varian Omicron walaupun nantinya masuk Indonesia akan tetap terkendali.

"Mengingat ini pemerintah merasa sangat percaya diri, jika PPKM level 3 ini belum diperlukan," kata Denny Darko.

Baca Juga: Denny Darko Ramal Baby L Jelang Persalinan Lesti Kejora: Akan Lahir Normal

Sebelumnya, Denny Darko mengkritisi kebijakan pemerintah yang mendadak membatalkan PPKM Level 3 saat libur natal dan tahun baru (nataru.

"Kabinet pak Jokowi ini seringkali melemparkan sebuah isu, sebuah kebijakan, nggak lama terus kemudian di anulir," ungkap Denny Darko.

Menurut Denny Darko, kebijakan PPKM level 3 yang dibatalkan seakan-akan agar ingin terkenal seperti pahlawan.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network