Korea Utara Kandas Pimpin 'Dunia Ketiga' Termasuk Indonesia, Gegara Kim Il Sung Melakukan Ini

- 16 Maret 2021, 22:53 WIB
Foto 'kemesraan' Kim Il Sung dengan Presiden Indonesia Sukarno di Bandung, Indonesia pada bulan April 1965
Foto 'kemesraan' Kim Il Sung dengan Presiden Indonesia Sukarno di Bandung, Indonesia pada bulan April 1965 /Foto: KCTV

 

ISU BOGOR - Korea Utara memiliki reputasi sebagai apa yang disebut "kerajaan pertapa," dengan ideologi resmi "kemandirian" dan sedikit kontak resmi antara warga negara sehari-hari dan dunia luar.

Tetapi akar negara itu terletak pada dukungan Soviet dan China, dan mantan pemimpin Korea Utara Kim Il Sung pernah bermimpi dan bekerja menuju negara yang berdiri menonjol di sirkuit "negara berkembang", termasuk Indonesia.

Menurut Asisten Profesor di Universitas Negeri Dakota Benjamin Young, sekarang mimpi itu telah berubah: Kim Jong Un sebagian besar melihat persahabatan dengan negara lain sebagai eksploitasi ekonomi - bukan kesempatan untuk menjadi pemimpin kelompok.

Baca Juga: Media Korea Utara Sebut K-Pop Seperti Budak, Netizen: Orang Disana Ditembak Mendengarkan atau Membicarakan BTS

Baca Juga: Media Korea Utara Ungkap BTS dan BLACKPINK Diperlakukan Seperti Budak dengan Sistem Idola Korea Selatan

Seperti dikutip dari NK News yang sempat mewawancarai Young untuk membahas buku barunya, "Senjata, Gerilyawan, dan Pemimpin Hebat: Korea Utara dan Dunia Ketiga," yang akan diluncurkan pada April 2021. Di buku tersebut terungkap kandasnya ambisi Korea Utara dulu dan kini. Dalam buku tersebut terungkap apa arti hubungan historis Korea Utara dengan negara-negara berkembang, diantaranya Indonesia di masa depan.

Wawancara berikut telah diedit dan diatur ulang agar panjang dan jelasnya:

NK NEWS (NK): Dalam buku Anda, Anda menggambarkan Korea Utara sebagai negara yang memiliki ideologi kemandirian dan juga ketergantungan yang sangat nyata pada bantuan Soviet. Bagaimana Anda menyelesaikan dua narasi yang bersaing itu?

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi

Sumber: NK News


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X