Kota Bogor Darurat Tempat Tidur Pasien Covid-19, RS Lapangan Beroperasi Lebih Cepat

- 1 Juli 2021, 18:00 WIB
RS Lapangan Kota Bogor.*
RS Lapangan Kota Bogor.* /Dok Prokompim Kota Bogor

ISU BOGOR - Rumah Sakit Lapangan Kota Bogor akan dioperasikan Kamis 1 Juli 2021 malam, atau lebih cepat dari rencana semula dibuka pada Jumat 2 Juli 2021. Hal itu lantaran, RSUD Kota Bogor kekurangan ruangan rawat pasien Covid-19.

"Rencana dibuka kan besok, cuma melihat jumlah tempat tidur rumah sakit di Kota Bogor sangat sulit dapatnya, kita putuskan percepat sore ini, kita langsung jalankan,” kata Dirut RSUD Kota Bogor Ilham Chaidir.

Rencananya, pada Kamis malam sebanyak 18 pasien covid-19 dalam perawatan di RSUD akan dipindah menempati RS Lapangan.

Baca Juga: PPKM Darurat Jawa Bali 3-20 Juli 2021, Bupati Bogor Ade Yasin Fokus Tanggulangi Covid-19

Ilham mengatakan, pada Rabu (30/6/2021) malam, antrean pasien di RSUD Kota Bogor mengalami lonjakan. Bahkan, layanan IGD Umum ditutup sementara dan dijadikan untuk pasien Covid-19 seluruhnya.

Ilham mengatakan, dipercepatnya pembukaan RS Lapangan Kota Bogor diharapkan dapat mengejar perawatan pasien Covid-19 agar tidak ada yang meninggal dunia.

“Ini yang sedang kita ingin cegah. Maka harus ada tindakan cepat dengan menaikkan kepada RS Lapangan sebagai perluasan RSUD Kota Bogor,” kata dia.

Baca Juga: Ada 19.481 Kasus Sembuh Covid-19, Ade Yasin: Kabupaten Bogor Masih Zona Orange

Pasien yang akan dirawat di RS Lapangan merupakan pasien bergejala sedang. Namun, Ilham mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan agar pasien bergejala berat dapat ditangani di sini.

Kendati demikian, Ilham mengatakan, jumlah tempat tidur yang akan tersedia di RS Lapangan disesuaikan dengan jumlah sumber daya manusia (SDM) yang ada.

Saat ini, RS Lapangan masih membutuhkan perawat dan masih membuka pendaftaran. 

Baca Juga: Denny Darko Sebut Mbak You Meninggal Dunia karena Jatuh: Sedih Banget Kehilangan Sahabat

“Kami mampu mengoperasikan 64 tempat tidur. Kita harapkan mampu mengurai pasien di RSUD Kota Bogor,” tuturnya.

Sehari sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto meninjau kesiapan RS Lapangan dan merencanakan membuka kembali operasional RS khusu pasien covid-19 yang pada April lalu dinonaktifkan.

Dalam kesempatan itu Bima mengatakan, dengan beroperasinya kembali RS Lapangan dapat menurunkan rasio ketersediaan tempat tidur atau bed accupancy rate/Bogor di bawah 70%.

"Kita berharap dengan beroperasi RS lapangan, pusat isolasi di wilayah-wilayah, dan rumah isolasi bisa menurunkan BOR kita di bawah 70% yang saat ini berada di 83%," kata Bima.

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x