Pemerintah Pastikan 1.400 WNI di Jepang Tidak Terdampak Gempa 7,2

- 21 Maret 2021, 21:31 WIB
Ilustrasi. Gempa Jepang mengakibatkan kerusakan di gedung-gedung penting. Mandatory credit Kyodo/via REUTERS
Ilustrasi. Gempa Jepang mengakibatkan kerusakan di gedung-gedung penting. Mandatory credit Kyodo/via REUTERS /KYODO/REUTERS

ISU BOGOR - Sebanyak 1.400 warga negara Indonesia (WNI) di Prefektur Miyagi dan Fukushima, Jepang dipastikan aman setelah gempa bumi magnitudo 7,2 melanda wilayah timur laut Jepang pada Sabtu 20 Maret 2021.

"Masyarakat Indonesia alhamdulillah dalam keadaan baik-baik semua. Di Miyagi ada sekitar 900 (WNI), di Fukushima ada 500-an," kata Wakil Duta Besar RI untuk Jepang Tri Purnajaya, Minggu 21 Maret 2021.

Tri mengatakan gempa tersebut juga tidak mengakibatkan kerusakan infrastruktur. Menurutnya, listrik di kawasan pusat gempa sempat padam, namun hanya sementara.

Baca Juga: Akhiri Musim di Liverpool, Wijnaldum Terima Pinangan Barcelona

Selain itu, gempa tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa, hanya sembilan orang luka ringan.

Menurut Tri, gempa yang terjadi kemarin juga tidak lebih besar dibanding Februari lalu. Tri mengatakan, sejak Februari lalu sudah 20 kali gempa susulan mengguncang Jepang.

"Waktu bulan Februari kemarin ada beberapa infrastruktur yang rusak di sana, ada rel kereta, jalanan retak. Kali ini tidak ada kerusakan signifikan, hanya luka-luka sembilan orang. Tidak ada infrastruktur, jaringan listrik atau transportasi yang mengalami kerusakan," tegasnya.

Baca Juga: Bejat, Kakek di Karawang Cabuli Siswi SMP Dua Kali

Tri mengatakan, pihak KBRI juga terus bekerja sama dengan pemerintah Jepang terkait penanganan gempa di Jepang. KBRI juga telah membuka saluran hotline bagi warga Indonesia terkait bencana gempa tersebut.

Halaman:

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x