Kemungkinan Segera Dibuka Gelombang 11 Kartu Prakerja? Catat Ketentuannya

2 Oktober 2020, 19:55 WIB
Ilustrasi Prakerja /prakerja.go.id/

ISU BOGOR - Pemerintah secara resmi telah menutup pendaftaran gelombang 10 pendaftaran Kartu Prakerja. Pun demikian, pemerintah berencana untuk membuka gelombang ke 11.

Untuk itu, manfaatkan kesempataan itu untuk mendaftarkan dan berikut ketentuanya. Kartu prakerja merupakan salah satu program bantuan yang nampaknya menjadi incaran warga.

Betapa tidak, selain mendapatkan tambahan keterampilan mereka juga akan mendapatkan bantuan dana Rp 600.000 selama emapt bulan.

Baca Juga: Ini Tahapan BLT BPJS Ketenagakerjaan yang Cair Pekan Depan, Pekerja Diminta Login kemenaker.go.id

Tak heran hingga memasuki gelombang terakhir yaitu gelombang 10 kuota yang tersedia hanya 116.000 saja.

Bagi anda yang bertanya-tanya akankah prakerja gelombang 11 dibuka, ada baiknya menyimak penjelasan dari kementerian perekonomian.

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Koordinator Perekonomian, gelombang 10 merupakan gelombang terakhir program Prakerja.

Baca Juga: Ingat! Mulai Senin Besok, Harga Swab Test Mandiri Paling Mahal Rp 900 Ribu

Meski sudah ditutup, nampaknya harapan pembukaan gelombang 11 kemungkinan masih ada.

Sebab hingga saat ini pemerintah sudah menonaktifkan sebanyak 189.436 penerima manfaat.

Kepesertaan prakerja sangat memungkinkan untuk dicabut kembali. Merujuk pada aturan Menteri Koordinator Perekonomian Nomor 11 tahun 2020, kepesertaan akan dicabut jika peserta tak kunjung membeli progam latihan yang ada hingga waktu 30 hari.

Baca Juga: Terus Bela Majalah Penghina Nabi Muhammad, Emmanuel Macron Sebut Islam Agama Krisis di Dunia

Kuota yang belum terisi itulah yang kemungkinan besar akan dibuka untuk prakerja gelombang 11. Meskipun kementerian koordinator perekonomian belum berencana membuka gelombang 11 dalam waktu dekat ini.

Sebagaimana diberitakan Berita DIY dalam artikel Kapan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 11 Dibuka? Ini Penjelasan Pemerintah, dari pencabutan kepesertaan ini, sejumlah Rp 672,49 miliar telah dikembalikan ke Rekening Kas Umum Negara (RKUN).

Komite Cipta Kerja akan memutuskan berapa dan kapan dana yang kembali ke RKUN ini akan dipulihkan dan dialokasikan kepada peserta lainnya.

Baca Juga: Lovesick Girls BLACKPINK Cetak Sejarah Tercepat 20 Juta Penonton dalam 2 Jam

Sebagai informasi, Program Kartu Prakerja adalah bantuan biaya pelatihan untuk mengembangkan kompetensi, produktivitas, daya saing dan kewirausahaan angkatan kerja Indonesia.

Kartu Prakerja tidak menggunakan kartu fisik, namun 16 angka unik seperti dalam kartu kredit, yang saldonya bisa dipakai untuk membayar pelatihan. Sasaran penerima Kartu Prakerja adalah WNI berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah/kuliah.

Guna merespons dampak pandemi COVID-19, Kartu Prakerja bersifat semi-bansos. Setiap penerima Kartu Prakerja mendapatkan bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1 juta dan insentif pasca-pelatihan sebesar Rp 2,4 juta.

Baca Juga: Beredar Surat Keterangan Trump Positif Corona dari Dokter Gedung Putih

Insentif tersebut dibayarkan secara bertahap dalam waktu 4 bulan dengan besaran Rp 600 ribu setiap bulannya, serta insentif pasca-survei maksimal sebesar Rp 150 ribu untuk 3 survei evaluasi. (Resti Fitriyani/Berita DIY)***

Editor: Chris Dale

Sumber: Berita DIY

Tags

Terkini

Terpopuler