Pengamat: BPN Bogor Paling Bertanggung Jawab Penyelesaian Rocky Gerung vs Sentul City

- 22 September 2021, 21:11 WIB
Rumahnya Terancam Digusur Sentul City, Rocky Gerung: Saya Lagi Nonton Sentul TV Mengolok-olok Rakyat di Bojongkoneng
Rumahnya Terancam Digusur Sentul City, Rocky Gerung: Saya Lagi Nonton Sentul TV Mengolok-olok Rakyat di Bojongkoneng /Channnel YouTube Rocky Gerung Official

ISU BOGOR - Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Bogor harus buka fakta untuk menyudahi perselisihan klaim kepemilikan antara PT Sentul City Tbk dengan Rocky Gerung di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Pengamat kebijakan publik, Yusfitriadi menyebut ada beberapa hal yang menjadi penyebab sengketa lahan di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, antara Rocky Gerung dan Sentul City.

“Untuk legal standing Sentul City dalam kondisi ini jauh lebih tua dibanding milik Rocky Gerung. Sehingga, kemungkinan besar hal tersebut menjadi permasalahan, dipihak Rocky yang dimana setiap permohonan sertifikat selalu ditolak,” kata Yus, Rabu 22 September 2021.

Baca Juga: 15 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Bogor

Yus menjelaskan, jika dirinya tidak akan masuk ke persoalan siapa yang salah dan benar dalam kasus sengketa lahan ini. Malah, dia cenderung menilai adanya permainan mafia tanah di dalam kasus sengketa lahan tersebut.

“Saya melihat ini adalah murni urusan mafia tanah. Karena dalam kronologisnya sampai misalnya yang menjual tanah Rocky Gerung adalah seorang narapidana, karena dia sudah 7 bulan dibui. Sehingga kemudian ini tidak ada urusan lain kecuali mafia tanah,” tegasnya.

“Tapi ini pun jadi pertanyaan, apa mungkin data seperti ini bisa acak-acakan? Lalu mungkin juga kedua pihak ini sama-sama memiliki kekuatan untuk saling mengklaim,” tegasnya.

Baca Juga: Seorang Perempuan di Bogor Jadi Joki Pembegal Motor

Ia mengungkapkan, jika BPN tidak keluar untuk bersikap status kepemilikan tanah tersebut, maka satu-satunya penyelesaian kasus sengketa lahan itu adalah antara Rocky Gerung dan PT Sentul City harus menempuh jalur hukum.

Halaman:

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X