Amir Syamsuddin Pastikan Demokrat Bukan Dalang Demo Penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja

- 21 Oktober 2020, 18:00 WIB
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Amir Syamsuddin /


ISU BOGOR - Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Amir Syamsuddin memastikan Partai Demokrat tak pernah terbesit sedikitpun ikut menunggangi demo penolakan Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang baru saja disahkan 5 Oktober lalu.

Hal tersebut diungkapkan Amir Syamsuddin saat menjadi pembicara dalam talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC) TvOne pukul 20.00 WIB, Selasa 20 Oktober 2020.

Amir Syamsudin menyebutkan dalam pengesahan UU Cipta Kerja ini memang demokrat menjadi satu dari dua fraksi politik yang menolak tapi bukan berarti mendalangi apalagi membiayai aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Baca Juga: Di Depan Anak Buah Jokowi, Sujiwo Tejo Skakmat Karni Ilyas Soal ILC TvOne Batal Tayang Minggu Lalu

Baca Juga: Sujiwo Tejo Semprot Johnny G Plate dan Karni Ilyas soal Blokir Medsos sampai ILC TvOne Batal Tayang

Pada saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 yang dibuat oleh pemerintahan yang berwenang pada saat itu tidak sedikitpun disentuh untuk diubah atau diperbaharui.

Bahkan, isi dari UU nomor 13 tahun 2003 malah cukup baik karena memperhatikan kesejahteraan rakyat pekerja yang merupakan rakyat kecil.

"Sejak peralihan jabatan kepada SBY di tahun 2004 sampai 2010, tidak sedikitpun SBY mencoba untuk merubah hal itu, bahkan itu selalu dipertahankan. Bisa disaksikan pada pemerintahan itu SBY berusaha mensejahterakan rakyat pekerja," ujarnya.

Baca Juga: ILC Dibatalkan, Karni Ilyas Sindir Pemerintah: Dilarang Berkicau, Mati Ketawa Cara Rusia

Baca Juga: ILC Dibatalkan Minggu Lalu, Karni Ilyas: Kembali Tayang dengan Tema Setahun Jokowi-Ma'ruf Malam Ini

Bahkan masih banyak lembaga dan partai yang telah merasakan dampak dari berjalannya UU Nomor 13 tahun 2003 tersebut, dan masih bisa mempertahankan elektabilitasnya sampai saat ini, bahkan masih ada yang berperan penting dalam pemerintahan.

"Agak absurd rasanya kalau mengatakan demokrat dalang dari penolakan RUU Cipta Kerja pada pemerintah" ujarnya.

Seharusnya yang perlu menjadi perhatian adalah tindakan represif pemerintah karena tidak pernah mendapat perhatian, bahkan aparat yang melakukan tindakan represif itu demi sebuah promosi semata.

Baca Juga: 7 Tips Penggunaan Make Up Untuk Pemula di Masa Pandemi Corona

Banyak bahkan tokoh-tokoh ditangkap hanya karena tindakan represif dari aparat dan pemerintah.

"saya tidak tahu apakah ini dapat dikatakan menjadi salah satu suksesnya pemerintahan saat ini, tapi saya kira hal tersebut adalah hal yang lebih merugikan saat ini apabila hal itu terus menerus terjadi," tuturnya,

"Jika rakyat terinformasikan dengan baik, maka rakyat akan percaya kepada pemerintah," ujar Karni Ilyas mengutip dari Thomas Jefferson Presiden amerika, sebelum menutup sesi.***

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x