Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Ramadhan, Bima Arya: Kita Tidak Boleh Lengah

- 12 April 2021, 19:05 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya saat melakukan briefing staf terkait antisipasi lonjakan pasien Covid-19 di bulan Ramadhan.
Wali Kota Bogor Bima Arya saat melakukan briefing staf terkait antisipasi lonjakan pasien Covid-19 di bulan Ramadhan. /Dok Prokompim

ISU BOGOR - Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor menunjukan tren yang cukup menurun. Hal ini berdampak pada tingkat keterisian ruang isolasi di 21 Rumah Sakit se-Kota Bogor, termasuk Rumah Sakit Lapangan yang ikut mengalami penurunan pasien yang dirawat.

Data per Minggu 11 April 2021 mencatat, jumlah tempat tidur isolasi yang terisi di Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Kota Bogor hanya 8 unit atau 12,5 persen dari total yang disiapkan 64 unit. Rinciannya, enam pasien berasal dari Kota Bogor dan dua pasien sisanya dari kota lain.

Meski demikian, Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan tetap akan menyiagakan RS Lapangan tersebut untuk mengantisipasi lonjakan kasus pada momen Ramadhan dan Idul Fitri ini.

Baca Juga: NU dan Muhammadiyah Kompak Jalankan Ibadah Puasa Besok, 13 April 2021

“Masa operasional RS Lapangan akan habis (18 April 2021). Tapi menurut saya kita harus antisipasi gelombang kedua. Tidak boleh lengah. Karena di banyak negara itu lengah, terjadi gelombang kedua. Terutama di bulan Ramadhan ini. Kalau kita mampu melewati bulan Ramadhan tidak ada lonjakan kasus, Insya Allah aman. Tapi kalau Ramadhan terjadi lonjakan, dan ketersediaan ruang isolasinya di rumah sakit tidak ada, bagaimana?,” ungkap Bima Arya usai mengikuti apel Satgas Covid-19 Kota Bogor di Lapangan Pusdikzi, Jalan Sudirman, Bogor Tengah, Senin 12 April 2021.

Bima menambahkan, saat ini sedang dilakukan proses review oleh Inspektorat Kota Bogor yang hasilnya akan disampaikan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Saya sudah komunikasi dengan Kepala BNPB. Saat ini masih dilakukan review oleh Inspektorat. Secara keuangan bagaimana, apakah masih tersedia anggarannya di BNPB atau tidak, itu dulu. Tapi kalau saya ingin lanjut. Walaupun akan habis, saya ingin lanjut,” jelasnya.

Baca Juga: Prostitusi Online di Bogor, Perempuan 17 Tahun Ditangkap Sebagai Mucikari

Ia menargetkan proses review oleh Inspektorat tersebut akan selesai dalam pekan ini. “Jika inspektorat reviewnya sudah selesai, mudah-mudahan satu minggu ini ada kejelasan,” kata Bima.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network