Emas dan Uang 600 Ribu Dolar Kini Mewarnai Kekacauan Kudeta Militer Myanmar

- 11 Juni 2021, 18:00 WIB
Ratusan tentara militer Myanmar dikabarkan akan membelot dan melakukan perlawanan setelah kondisi negara yang mengkhawatirkan usai terjadinya kudeta oleh junta militer Myanmar.
Ratusan tentara militer Myanmar dikabarkan akan membelot dan melakukan perlawanan setelah kondisi negara yang mengkhawatirkan usai terjadinya kudeta oleh junta militer Myanmar. /Reuters/Stringer/

ISU BOGOR - Tuduhan korupsi 11,4 kilogram (kg) emas dan uang sebanyak 600.000 dolar terhadap pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi yang digulingkan militer sejak Senin, 1 Februari 2021 kini ikut mewarnai kekacauan kudeta tersebut.

Aung San Suu Kyi awalnya dipaksa lengser oleh militer karena dianggap memperoleh kemenangan pemilihan umum (pemilu) yang tidak sah. Ia dan pendukungnya dianggap curang.

Suu Kyi dan jajaran pemerintahannya ditahan oleh junta militer Myanmar sejak saat itu.

Baca Juga: Megawati Raih Gelar Profesor Kehormatan, Presiden Jokowi Beri Selamat

Baca Juga: Kudeta Terlanjur Tumpahkan Darah Ratusan Pendemo, Ini Alasan Militer Myanmar Gulingkan Pemerintahan Suu Kyi

Kudeta yang memasuki selama 4 bulan dan menewaskan ratusan nyawa masyarakat sipil serta puluhan nyawa pasukan militer, mulai babak baru.

Isu kasus korupsi Aung San Suu Kyi kini mulai semakin dikuak oleh militer ke publik melalui media pemerintah.

Dikutip dari Reuters, pada Kamis, 10 Juni 2021, media pemerintah yang dikuasai militer menyatakan pihak berwenang Myanmar telah membuka kasus korupsi baru terhadap pemimpin terguling Aung San Suu Kyi.

Suu Kyi dituduh menyalahgunakan wewenangnya dan menerima suap, namun dibantah pengacaranya sebagai hal yang 'tidak masuk akal'.

Dokumentasi Kepala Negara Myanmar Aung San Suu Kyi, menghadiri acara dalam pertemuan peminpin ASEAN ke-31, di Manila, Pilipina (13/11/2017).
Dokumentasi Kepala Negara Myanmar Aung San Suu Kyi, menghadiri acara dalam pertemuan peminpin ASEAN ke-31, di Manila, Pilipina (13/11/2017).

Halaman:

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X