Saat Israel Mencoba Membungkam dan Membingungkan Pers Asing

- 18 Mei 2021, 11:01 WIB
Gambar kombinasi menunjukkan bangunan al-Jalaa runtuh setelah dihantam oleh rudal Israel
Gambar kombinasi menunjukkan bangunan al-Jalaa runtuh setelah dihantam oleh rudal Israel /[Mohammed Salem / Reuters]

 

ISU BOGOR - Seorang jurnalis yang terkait dengan surat kabar Spanyol El Pais pada hari Senin mengutuk upaya otoritas Israel untuk "membungkam dan membingungkan" wartawan asing di tengah pecahnya kekerasan terbaru.

“Tidak pernah mudah bagi media internasional untuk berkomunikasi dengan otoritas Israel. Tetapi ketika konflik seperti ini, dengan puluhan korban sipil, mengancam citra negara Yahudi, itu menjadi sulit, ”tulis koresponden El Pais Timur Tengah yang berbasis di Yerusalem, Juan Carlos Sanz.

Dia menunjukkan laporan palsu yang keluar Kamis malam tentang Israel meluncurkan operasi darat di Gaza.

Baca Juga: Israel Tanggung Biaya Besar untuk Mencegat Roket Palestina

Saat itu, media Israel mengirimkan pernyataan kepada pers asing yang mengatakan: "Pasukan udara dan darat IDF saat ini sedang menyerang di Jalur Gaza."

Saat ditanya wartawan asing, juru bicara internasional Pasukan Pertahanan Israel Jonathan Conricu membenarkan cerita tersebut. Berita tentang invasi darat yang dramatis menyebar ke seluruh dunia tetapi ternyata tidak benar sama sekali.

Sementara itu, media Israel yang menerima informasinya dari militer dalam bahasa Ibrani tidak melaporkan adanya invasi darat tersebut. Sebaliknya, beberapa outlet berita Israel, seperti Channel 12, memuji tipu muslihat militer.

Baca Juga: Kelompok Hak Digital Kecam Upaya Israel untuk Menyensor warga Palestina di Media Sosial

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X