Meghan Markle Dianggap Tidak Penting, Tak Mampu Samai Kepopuleran Putri Diana

- 7 April 2021, 20:59 WIB
Meghan Markle tak bisa menyamakan dirinya dengan Putri Diana* /Kolase AFP/Daniel LEAL-OLIVAS dan Kraipit PHANVUT

ISU BOGOR - Pauline Maclaren, penulis Royal Fever: The British Monarchy in Consumer Culture, menunjukkan beberapa perbedaan utama antara wawancara Meghan, Oprah Winfrey dan wawancara Diana dengan Martin Bashir.

Dia mengatakan kepada Mirror, "Saya tidak berpikir wawancara [Meghan dan Harry;red] benar-benar dapat dinilai dengan cara yang mirip dengan wawancara Diana, yang benar-benar membuat publik sangat menentang keluarga kerajaan di sini," katanya.

"Saat Diana melakukan wawancara, itu setelah mereka mengalami banyak hal lain selama periode itu, jadi itu semacam skandal yang memuncak atau puncak dari serangkaian skandal, kok," urainya.

Baca Juga: Pangeran Harry dan Meghan Markle Ungkap Proyek Pertama di Netflix Heart of Invictus

"Kali ini, kurasa tidak persis sama dan terutama karena Harry dan Meghan sudah pergi," bebernya.

Perbedaan serius lainnya adalah pangkat mereka, dengan Diana berbicara saat dia menjadi Putri Wales dan calon Ratu, sementara Meghan menikah dengan seorang bangsawan junior yang terus turun lebih jauh ke takhta.

Meghan dikatakan telah memuja Diana sebagai seorang pahlawan, menjadi "terobsesi" dengan menonton tayangan ulang tak berujung dari pernikahan dongeng Diana menurut ibu temannya, Sonia Ardakani.

Baca Juga: Piers Morgan Sebut Meghan Markle Seperti Pinokio

Disisi lain, Piers Morgan mengklaim Meghan dan Harry berbohong 17 kali selama wawancara mereka yang menghebohkan dengan Oprah Winfrey.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti

Sumber: The Sun


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X