Mahfud MD Terancam Diganti Sebagai Menkopolhukam, Refly Harun: Saya Berharap Banyak

- 16 Oktober 2021, 17:59 WIB
Mahfud MD Terancam Diganti Sebagai Menkopolhukam, Refly Harun: Saya Berharap Banyak
Mahfud MD Terancam Diganti Sebagai Menkopolhukam, Refly Harun: Saya Berharap Banyak /Instagram/@reflyharun

ISU BOGOR - Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menilai kurang sepakat jika Mahfud MD diganti sebagai Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam). Sebab, sejak masuk kabinet, Refly berharap banyak pada Mahfud MD.

"Kalau saya mix reactions terhadap Prof Mahfud MD, ketika Prof Mahfud masuk kabinet seperti yang saya sampaikan sebelumnya ya saya berharap banyak," ungkapnya di Channel Youtube Refly Harun, Sabtu 16 Oktober 2021.

Alasannya, kata Refly Harun, Mahfud MD merupakan sosok yang nothing to lose atau tidak merasa rugi, jadi atau tidaknya sebagai menteri dalam menjaga demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Baca Juga: Refly Harun Ungkap Tentang Orang yang Tepat di Tempat yang Tepat Pasca Dilantiknya Megawati Sebagai Ketua

"Tapi unfortunatelly, justru Prof Mahfud yang menjadi proponent bagi tindakan-tindakan tidak demokratis, seperti pembubaran FPI, membiarkan enam laskar FPI tidak jelas penyelesaiannya, membiarkan Habib Rizieq diperlakukan tidak menurut hukum," ungkap Refly Harun.

Dengan demikian, sikap Mahfud MD, kata Refly Harun, saat di kabinet ternyata lebih banyak bekerja untuk kepentingan penguasa.

"Kepentingan Jokowi, bukan kepentingan publik, apakah itu sudah benar. This is the question ya? Harusnya kepentingan presiden, kepentingan publik itu segaris, sama jalurnya, tapi dalam isu tertentu justru dia, berbanding terbalik diametra," ungkap Refly Harun.

Baca Juga: Refly Harun Beri Komentar Pedas Atas Dilantiknya Megawati Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN

Seperti diketahui, belakangan ramai diperbincangkan bahwa Mahfud MD terancam diganti sebagai Menkopolhukam oleh Marsekal Hadi Tjahjanto yang dalam waktu dekat akan pensiun.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X