Usai Tangkap 11 Pelaku, Polisi Dalami Suplai Narkoba Tembakau Sintetis di Bogor

- 21 September 2021, 21:02 WIB
Usai Tangkap 11 Pelaku, Polisi Dalami Suplai Narkoba Tembakau Sintetis di Bogor.
Usai Tangkap 11 Pelaku, Polisi Dalami Suplai Narkoba Tembakau Sintetis di Bogor. /Chris Dale/Isu Bogor

ISU BOGOR - Polisi mendalami suplai narkoba tembakau sintetis yang diedarkan di wilayah Bogor. Berdasarkan pemeriksaan, bahan baku pembuat narkoba sintetis dikirim dari Tiongkok dan diracik di Bogor.

Jajaran Satnarkoba Polres Bogor bersama Satnarkoba Polda Jawa Barat berhasil mengamankan 23,45 kilogram bahan baku pembuatan tembakau sintetis atau tembakau gorila, dari 11 pelaku pengedar dan peracik tembakau sintetis.

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan, berdasarkan pengakuan pelaku mereka mendapatkan bahan-bahan kimia untuk meracik tembakau gorila tersebut dari Tiongkok dan diracik di Bogor.

Baca Juga: Polda Jabar dan Satnarkoba Polres Bogor Amankan 5.9 Kg Tembakau Sintetis, 11 Pelaku Ditangkap

"Total kami berhasil menangkap 11 pelaku dari 6 kasus. Dengan barang bukti berupa 5,92 kilogram tembakau gorila siap edar dan 23,45 kilogram bahan baku pembuat tembakau sintetis," katanya di Mapolres Bogor, Selasa 21 September 2021. 

Pasca penangkapan kasus tersebut, saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman. Sebab, bahan baku yang didapatkan para pelaku berasal dari Tiongkok.

"Penyidik masih mendalami terkait bahan baku ini. Karena kami harus membongkar bagaimana caranya bahan-bahan tersebut bisa masuk ke Indonesia. Tentunya ini bisa dikategorikan sebagai jaringan peredaran narkoba internasional," bebernya.

Baca Juga: Majelis Lucu Indonesia Mengaku Sudah Tahu Coki Pardede Pengguna Narkoba, Patrick: Harus Lapor Kemana

Berdasarkan pengakuan pelaku, dari 25 hingga 30 gram bahan baku tersebut bisa menghasilkan 1 kilogram tembakau gorila. Lengkap dengan sejumlah varian rasa unik.

Halaman:

Editor: Aulia Salsabil Syahla


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X