Tagar Mnet Disrespect Adzan Menggema di Twitter, Netizen: Saya Mendukung Boikot

- 9 September 2021, 20:32 WIB
Tagar Mnet Disrespect Adzan Menggema di Twitter, Netizen: Saya Mendukung Boikot
Tagar Mnet Disrespect Adzan Menggema di Twitter, Netizen: Saya Mendukung Boikot /Tangkapan layar Instagram Mnet_dance

ISU BOGOR – Tagar Mnet Direspect Adzan terus menggema di twitter pada Kamis 9 September 2021. Tagar tersebut ramai dinaikan netizen Indonesia setelah pihak Mnet meminta maaf atas penggunaan suara adzan yang diremix untuk program acara televisi kabel itu.

Warganet menyebut, permintaan maaf Mnet yang telah diunggah di akun resmi instagramnya dianggap tidak cukup. Sebab, sebagian besar netizen Indonesia masih belum terima dengan pelecehan terhadap agama Islam oleh pihak televisi Korea Selatan tersebut.

Seperti dikeahui, selain tagar ‘Adzan Bukan Mainan’ trending di twitter muncul juga tagar baru ‘Mnet Disrespect Adzan’ hingga Kamis malam 9 September 2021. Kedua tagar tersebut berada diurutan teratas trending topic di Twitter.

Baca Juga: Mnet Minta Maaf Usai Remix Suara Azan, Netizen: Tidak Cukup Bro!

“Permintaan maaf ini sepertinya tidak benar bagiku. "lagu itu adalah soundtrack elektronik" pernyataan itu sendiri salah. Adzan BUKAN musik,” kata akun @lilsunchnl_e dikutip Isu Bogor, Kamis, 9 September 2021.

Mnet dianggap tidak menghormati semua muslim di seluruh dunia. Seharusnya pihak Mnet melakukan penelitian terlebih dahulu.

“Ini tidak menghormati semua muslim di seluruh dunia, mnet sudah keluar dari pikiran menggunakan adzan untuk intro itu. Jika Anda tidak tahu apa artinya adzan, Anda bisa melakukan riset terlebih dahulu!!,”ujar akun @valepaleman.

Baca Juga: Mnet Rilis Permintaan Maaf Resmi Setelah Gunakan Remix Adzan di Street Woman Fighter

Bahkan seseorang menuliskan bahwa ia tidak menerima permintaan maaf MNET dan mendukung boikot.

“Saya tetap tidak terima walaupun mereka sudah meminta maaf, agama saya bukan untuk mainan dan bukan untuk lelucon, saya mendukung boikot,” tulis akun @kylansdry.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X