Data Vaksin Jokowi Bocor, Menteri Saling Tuding Lempar Tanggung Jawab

- 3 September 2021, 20:59 WIB
Presiden Jokowi Divaksin di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 13 Januari 2021.*
Presiden Jokowi Divaksin di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 13 Januari 2021.* /Twitter @Jokowi

ISU BOGOR - Data vaksinasi Presiden Joko Widodo termasuk sertifikat vaksin, diduga bocor dan beredar di dunia maya. Menanggapi hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan, penjelasan lebih lanjut mengenai sertifikat milik presiden yang beredar di dunia maya merupakan wewenang Kementerian Kesehatan selaku wali data Covid-19.

Menurut Johnny G Plate, data di dalam aplikasi PeduliLindungi aman.

"Integrasi e-Hac (electronic health alert card) ke aplikasi PeduliLindungi dan migrasi aplikasi PeduliLindungi, PCare dan Silacak ke data center Kominfo baru saja dilakukan dan saat ini data PeduliLindungi di data center Kominfo aman," kata Johnny, Jumat 3 Septembe 2021.

Baca Juga: Ganji Genap Berlaku Bagi Kendaraan Menuju Puncak, Arah Balik Aman

Sertifikat milik diduga Presiden Joko Widodo beredar di platform Twitter berisi nama lengkap, nomor induk kependudukan, tanggal vaksinasi serta nomor batch vaksin.

Secara terpisah Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman menyayangkan bocornya data pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke publik. Sertifikasi vaksin Jokowi yang lengkap dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK), tanggal lahir, dan keterangan vaksinasi dosis kedua beredar di sosial media.

"Menyayangkan kejadian beredarnya data pribadi tersebut," kata Fadjroel Rachman

Baca Juga: Hari Pertama Ganjil Ganap Puncak, 300 Kendaraan Dipaksa Diputarbalik

Fadjroel berharap pihak terkait segera melakukan langkah-langkah khusus agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Halaman:

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network