Megawati Sebut Sumatera Barat Sudah Berbeda, Fadli Zon: Budaya Minang Antifeodalisme

- 13 Agustus 2021, 01:09 WIB
Megawati Sebut Sumatera Barat Sudah Berbeda, Fadli Zon: Budaya Minang Antifeodalisme
Megawati Sebut Sumatera Barat Sudah Berbeda, Fadli Zon: Budaya Minang Antifeodalisme /Tangkapan Layar YouTube Megawati Institute

ISU BOGOR - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang menyebut Sumatera Barat (sumbar) yang dikenalnya dulu dengan sekarang sudah berbeda. Fadli Zon menyebut sumbar tetap sama dengan budaya yang antifeodalisme.

Bahkan, kata Fadli Zon urang Minang (Sumatera Barat) dengan adat istiadatnya “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” tak pernah berubah.

"Yg sdh beda justru sikap bbrp tokoh pemerintah pusat thd Sumbar krn kurang paham sejarah n budaya Minang yg demokratis n antifeodalisme," kata Fadli Zon dikutip dari akun twitternya, Jumat 13 Agustus 2021.

Baca Juga: Refly Harun Sebut Ada 3 Tokoh di Kabinet Jokowi yang Tidak Disukai Megawati

Seperti diketahui, Megawati yang juga Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)menyebut Sumatera Barat telah berbeda dengan yang dikenalnya dahulu.

Megawati mengaku perna bertanya kepada Ahmad Syafii Maarif, tokoh Muhammadiyah sekaligus anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) kelahiran Sumatera Barat.

"Di BPIP saya sebagai Ketua Dewan Pengarah, itu ada Buya Syafii, saya suka bertanya sama beliau, mengapa Sumatera Barat yang dulu pernah saya kenal sepertinya sekarang sudah mulai berbeda?" kata Megawati dalam Webinar Bung Hatta Inspirasi Kemandirian Bangsa di kanal Youtube Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDIP, Kamis 12 Agustus 2021.

Baca Juga: Sebut Ada Perang Terbuka Antara Megawati dan Moeldoko, Akun Orang Dalam Istana: Buzzer Diminta Carikan Solusi

Mega mengatakan pada masa sebelum dan sesudah kemerdekaan, Sumbar melahirkan banyak tokoh nasional. Namun kini, menurutnya, tokoh-tokoh Sumatera Barat tidak sepopuler dulu.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X