Sindir Luhut atau Mahfud MD? Fahri Hamzah: Menteri Koordinator Lagi Mengkoordinir Apa Ya

- 16 Juli 2021, 16:21 WIB
Kolase foto Politisi Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah (kiri), Menko Polhukam Mahfud MD dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan
Kolase foto Politisi Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah (kiri), Menko Polhukam Mahfud MD dan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan /Instagram @fahrihamzah @mahfudmd dan @luhutpandjaitan

ISU BOGOR - Politisi Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah blak-blakan menyindir para menteri kordinator kabinet Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan ini terus menuai kontroversi.

Meski tidak disebutkan secara detail Menteri Kordinator Bidang apa yang dimaksud Fahri Hamzah, yang jelas ada dua menteri kerap jadi perbincangan publik.

"Menteri koordinator lagi mengkoordinir apa ya?," tulis Fahri Hamzah di akun twitter-nya @fahrihamzah dalam cuitannya Jumat 16 Juli 2021.

Baca Juga: Ulama dari Madura, KH. Muhammad Thohir Meninggal Dunia, Ini Kata Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Bahkan dalam cuitan sebelumnya, Fahri Hamzah secara terang-terangan menyebut akun Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang mencuit tentang sinetron Ikatan Cinta.

"Saran ke prof @mohmahfudmd, Kalau punya power jangan nyindir kayak seniman. Eksekusi aja sampai tuntas!. Minta aparat agar Jangan ramah kepada pejabat tapi galak kepada rakyat. Begitu pak menko…," kata Fahri Hamzah.

Diberitakan sebelumnya, Mahfud MD mencuit tentang sinetron ikatan cinta yang dianggap pemahaman penulis cerita kurang pas.

Baca Juga: BEM UI Dipanggil Rektorat Usai Kritik Jokowi, Fahri Hamzah: Semoga Tindakan Rektorat UI Tidak Benar

"PPKM memberi kesempatan kpd sy nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik jg sih, meski agak muter-muter. Tp pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yg mengaku dan minta dihukum krn membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dlm hukum pidana itu bkn bukti yg kuat," kata Mahfud MD dalam cuitannya, Kamis 15 Juli 2021.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X