Selain Gempa Susulan, Jalan Utama dari Arah Gunung Gede ke Cugenang Longsor dan Banjir Akibat Hujan Deras

- 23 November 2022, 15:41 WIB
Selain Gempa Susulan, Jalan Utama dari Arah Gunung Gede ke Cugenang Longsor dan Banjir Akibat Hujan Deras
Selain Gempa Susulan, Jalan Utama dari Arah Gunung Gede ke Cugenang Longsor dan Banjir Akibat Hujan Deras /Instagram @andreli_48
ISU BOGOR - Selain gempa susulan yang masih terjadi, jalan utama dari arah Gunung Gede ke Cugenang, Cianjur, mengalami longsor dan banjir karena hujan deras, Rabu 23 November 2022.

Akibatnya, jalan utama menuju Cugenang ditutup dan tidak bisa dilewati untuk sementara waktu karena banjir yang masih melanda.

Netizen di media sosial dibuat miris dengan keadaan Cianjur saat ini. Pasalnya setelah gempa yang menyebabkan lebih dari 200 orang meninggal dunia, kini Cianjur dilanda bencana alam lainnya yaitu longsor dan banjir.

Baca Juga: Usai Gempa dan Longsor, Cugenang Cianjur Kini Diterjang Banjir

"Innalillahi Bencana alam bertubi-tubi di Cianjur. Semoga banjir siang ini di Gasol Cugenang tidak menambah kerusakan," tulis seorang netizen di Instagram.

Sebelumnya, seorang netizen membagikan kegiatannya mencari korban yang hilang pasca gempa utama senin lalu, di Kampung Cugenang, Desa Cijedil. Mengatakan bahwa pencarian disetop sementara karena hujan deras.

Tepatnya di platform media sosial Twitter, ia menjelaskan bahwa BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) peringatkan potensi banjir bandang dan longsor susulan sekitar Cianjur. Gempa-gempa susulan juga masih terasa sampai saat itu.

Baca Juga: Diduga Hina Iriana Jokowi di Media Sosial, Akun Ini Langsung Banjir Kecaman Netizen

"Siang ini pencarian 31 korban di Kampung Cugenang, Desa Cijedil, disetop sementara akibat hujan," tulis akun @ixnraha***.

"@infoBMKG peringatkan potensi banjir bandang dan longsor susulan sekitar Cianjur. Gempa-gempa susulan juga masih terasa di sekitar Cianjur," tambahnya.

Netizen lainnya mengungkapkan bahwa hujan deras yang melanda Cianjur membuat tenda darurat yang didirkan terkena dampak banjir dan kondisinya sangat memperihatinkan.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x