Borong, Bima Arya Sebut PAN Ajukan Erick, Anies, Ridwan Kamil, dan Khofifah Maju Pilpres 2024

- 9 Oktober 2021, 09:03 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan keterangan terkait Kebun Raya Bogor di Balai Kota, Selasa 28 September 2021
Wali Kota Bogor Bima Arya saat memberikan keterangan terkait Kebun Raya Bogor di Balai Kota, Selasa 28 September 2021 /Chris Dale/Isu Bogor

ISU BOGOR – Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Bima Arya menyebut empat tokoh nasional Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) berpeluang maju Pilpres 2024 melalui PAN.

Hal itu dikatakan Bima Arya menyikapi workshop PAN di Bali pada awal pekan kemarin. Bima menyebut PAN melihat 4 tokoh itu sangat potensial, sosok berprestasi dan inspiratif.

“Kami tertarik terhadap mereka semua. Semuanya mempunyai kans yang sama untuk maju Pilpres 2024,” kata Bima Arya, Jumat 8 Oktober 2021 malam.

Baca Juga: Apa Itu Vaksin Zifivax? Kenali Efikasi dan Efek Sampingnya di Sini! 

Kata Bima Arya yang juga menjabat Wali Kota Bogor menegaskan, PAN pun tak sungkan mengusung 4 tokoh itu, walaupun keempat tokoh itu bukan merupakan kader dari partai.  

PAN membuka peluang untuk semuanya ya, pan terbuka bagi pemimpin-pemimpin masa depan. Walau bukan kader kita, kami tertarik lah terhadap mereka semua,” lanjut Bima.

Ketika disinggung, dominan pasangan Anies Baswedan-Ridwan Kamil, juga kedekatannya dengan Anies dan RK  untuk menjadi pasangan 2024, Bima tersenyum dan menyebut bisa saja keempat tokoh itu berpasangan atau dari empat tokoh itu berpasangan dengan yang lain.

Baca Juga: Tagar 'Bangsat Istana' Menggema di Twitter, Pemerintahan Jokowi Kena Kritik Netizen Lagi 

“Prosesnya masih panjang. Kita lihat dinamikanya, karena masing-masing tokoh juga masih berproses. Prosesnya masih panjang, masih ada dua tahun lagi,” Bima menegaskan.

Halaman:

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network