Kasihan, Banyak Anak di Kota Bogor Dapatkan Kekerasan dalam Keluarga di Masa Pandemi Covid-19

- 14 September 2021, 21:08 WIB
ilustrasi kekerasan anak
ilustrasi kekerasan anak /Pixabay/kalhh

ISU BOGOR - Pada masa Pandemi Covid-19, anak-anak di Kota Bogor rentan mendapatkan kekerasan dalam keluarga.

Dalam delapan bulan terakhir, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor mendapatkan 26 laporan kekerasan anak.

Ketua KPAID Kota Bogor Dudih Syiarudin mengatakan, jumlah itu berdasarkan laporan sepanjang Januari hingga Agustus 2021.

Baca Juga: Link Pendaftaran Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Bogor Rabu 15 September 2021

"Sampai Agustus 2021 kemarin, total kami menangani setidaknya 26 kasus tindak kekerasan terhadap anak. Dibanding tahun lalu, tidak ada peningkatan, rata-rata sama," paparnya, Selasa 14 September 2021.

Kata dia, bila diklasifikasikan berdasarkan jenisnya, dari 26 kasus tindak kekerasan terhadap anak, 8 kasus diantaranya merupakan tindak pelecehan seksual.

"Dari 26 kasus yang ada 8 diantaranya merupakan kasus pelecehan seksual. Sisanya bervariatif, seperti tindak kekerasan terhadap anak baik verbal maupun nonverbal," ujarnya.

Baca Juga: Paginya Mau PTM, Selasa Dini Hari SMK di Bogor Bawa Cerulit Janjian Tawuran

Dudih berpendapat, pandemi Covid-19 tentunya membuat aktivitas banyak terfokus di rumah yang tidak menutup kemungkinan terjadinya kekerasan terhadap anak. Bahkan, banyak orang tua yang mengaku kelelahan menghadapi anak selama masa pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Chris Dale


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X