Bima Arya: Indikasi Lonjakan Kasus Covid-19 Mulai Terjadi

- 3 Mei 2021, 21:03 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut indikasi lonjakan kasus Covid-19 mulai terjadi. Sehingga penting mobilitas warga dan Prokes kembali diperketat
Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut indikasi lonjakan kasus Covid-19 mulai terjadi. Sehingga penting mobilitas warga dan Prokes kembali diperketat /Tangkapan layar YouTube @BPTJ

ISU BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut indikasi lonjakan Covid-19 sudah mulai terjadi. Maka dari itu penting kembali pengetatan mobilitas warga termasuk protokol kesehatan (prokes) di daerahnya.

“Tadi kami mendapatkan arahan dari Panglima TNI-Kapolri, Mendagri, Jaksa Agung dan semua. Intinya ada indikasi mulai terjadi lonjakan Covid-19," kata Bima Arya usai sidak bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro dan Dandim 0606 Kota Bogor, Kolonel Inf Roby di Stasiun Bogor, Senin 3 Mei 2021.

Menurut Bima Arya, jika lengah, kalau pemerintah daerah lengah, kerumunan dibiarkan, arus mudik tidak diantisipasi, tempat ibadah tidak melakukan protokol kesehatan, maka ada potensi lonjakan kedua Covid-19.

Baca Juga: Bima Arya Wanti-Wanti Agar Mal di Kota Bogor Jangan Lebihi Kapasitas Pengunjung

Koordinasi dan komunikasi kata Bima Arya, terus dilakukan guna memastikan pra dan pasca Idul Fitri pengetatan semua terus dilakukan. Pihaknya sudah melakukan simulasi penyekatan-penyekatan yang implementasinya dilaksanakan mulai 6 Mei nanti.

“PPKM Mikro menjadi bagian yang akan diperketat, selain pengawasan lebih ketat di tempat-tempat ibadah,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kerumunan di mal dan pasar, Pemkot Bogor telah berkoordinasi dengan Kapolresta Bogor Kota dan Dandim 0606 Kota Bogor.

Baca Juga: Bima Arya Heran, Berlaku Ganjil Genap Mobilitas Warga Bogor Masih Tinggi

Dukungan secara penuh disampaikan Bima Arya kepada kepolisian yang sudah mengambil tindakan tegas dalam menegakkan disiplin protokol kesehatan guna mengantisipasi potensi dan indikasi lonjakan kedua Corona.

Halaman:

Editor: Iyud Walhadi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X