Angka Keterisian Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Kota Bogor Turun 14 Persen

- 16 Februari 2021, 16:30 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau RS Lapangan Covid-19 Kota Bogor, beberapa waktu lalu.*
Wali Kota Bogor Bima Arya saat meninjau RS Lapangan Covid-19 Kota Bogor, beberapa waktu lalu.* //Dok Humas Pemkot Bogor

ISU BOGOR - Angka keterisian tempat tidur isolasi atau bed accupancy rate (BOR) Kota Bogor dalam sebelas hari terakhir turun 14 persen. Saat ini, BOR di Kota Bogor 48%. Merujuk ketentuan WHO batas standar keterisian tempat tidur dianggap ideal dengan angka 60 persen.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor, BOR pada awal Februari 4 Februari 2021 sebesar 62,9% atau dari 856 tempat tidur telah terisi sebanyak 415 pasien. Angka itu menurun dalam satu pekan terakhir, 15 Februari 2021 dengan jumlah pasien 422 orang atau sebesar 48,5% dari 814 tempat tidur yang tersedia.

Sementara keterisian ICU dari 48 tempat tidur, terisi 31 pasien. Tempat tidur di ruang isolasi Lido dari 100 tempat tidur terisi 36, sedangkan RS Lapangan dari total 64 tempat tidur, sudah terisi sebanyak 40 pasien.

Baca Juga: PENUH, Tempat Tidur Isolasi Kota Bogor 57 Persen

Baca Juga: Segera Beroperasi, Bupati Bogor Ade Yasin Tinjau Rumah Isolasi Pasien Covid-19, Terkendala Perekrutan Nakes

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Tembus 7.297 Orang, Ade Yasin Operasikan Pusat Isolasi di Puncak Bogor

Dilihat dari tren kasus positif, angka pasien positif pun turun dari 165 kasus menjadi 105 kasus dalam 10 hari periode 4 hingga 15 Februari 2021.

Dari jumlah 415 pasien 236 (56,9%) merupakan warga Kota Bogor, 127 pasien (30,6%) merupakan warga Kabupaten Bogor, dan 52 pasien (48,5%) warga di luar Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, penurunan kasus positif dan BOR di Kota Bogor dikarenakan kebijakan ganjil genap selama dua pekan terakhir.

Halaman:

Editor: Wilda Wijayanti


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X